Pertama kalinya kamu memberi perintah hidup kepada halaman web. Dari HTML & CSS yang diam — kini menuju web yang berpikir & bergerak.
Gunakan → ← atau tombol di bawah untuk navigasi
Setelah menyelesaikan bab ini, kamu akan mampu:
Tahu apa itu JS dan posisinya bersama HTML & CSS.
String, Number, Boolean, dan Array.
Aritmatika, perbandingan, dan logika.
If–Else, Switch, For, dan While.
Membuat & memanggil fungsi dengan parameter dan return.
Aplikasi Nilai Siswa: input nilai → hitung rata-rata → tampilkan grade.
JavaScript adalah bahasa pemrograman yang membuat halaman web menjadi interaktif & hidup — bisa merespons klik, menghitung, mengubah isi halaman, dan mengambil keputusan.
HTML = rangka & bodi mobil (struktur). CSS = cat, velg, interior (tampilan). JavaScript = mesin & sistem kontrol — yang membuat mobil benar-benar bergerak & merespons saat kamu menyetir.
Posisi JS di sebuah web
Struktur & isi konten
Gaya & tampilan
Perilaku & interaksi
Syntax = "aturan tata bahasa" agar perintahmu dimengerti komputer.
Aturan penting
• Setiap perintah idealnya diakhiri titik koma ;
• Komentar pakai // (1 baris) — diabaikan komputer.
• JavaScript case-sensitive: nama ≠ Nama.
• console.log() = perintah untuk menampilkan sesuatu.
Analogi 📣
Anggap console.log() seperti pengeras suara di sekolah: apa pun yang kamu masukkan, akan "diumumkan" keluar agar terlihat.
Variabel adalah wadah berlabel untuk menyimpan data agar bisa dipakai lagi nanti.
Bayangkan kotak penyimpanan yang diberi nama (label). Kamu masukkan barang ke dalamnya, lalu cukup sebut namanya untuk mengambil isinya.
3 kata kunci (fokus ke let)
Bisa diubah isinya. Pakai ini.
Nilai tetap, tidak bisa diubah.
Gaya lama, sebaiknya dihindari.
String = data berupa teks. Selalu dibungkus tanda kutip "…" atau '…'.
String itu seperti tulisan dalam surat — kumpulan huruf, spasi, dan tanda baca. Bisa "disambung" (digabung) jadi kalimat utuh.
Menggabung teks
Gunakan + untuk menyambung, atau template literal dengan backtick `…${ }`.
Number = data berupa angka (bulat maupun desimal). Tanpa tanda kutip.
Number bisa langsung dihitung — ditambah, dikurang, dikali, dibagi — persis seperti angka di kalkulator atau nilai di rapor.
"5" + 5 hasilnya "55" (teks!), tapi 5 + 5 hasilnya 10. Tanda kutip mengubah segalanya.Boolean hanya punya dua kemungkinan: true (benar) atau false (salah).
Lampu hanya bisa nyala (true) atau mati (false). Tidak ada "setengah nyala". Boolean dipakai komputer untuk mengambil keputusan.
Array = satu wadah berisi banyak data sekaligus, tersusun rapi dan bernomor.
Bayangkan deretan loker di sekolah. Setiap loker punya nomor (index) yang dimulai dari 0. Untuk ambil isi, sebut nomornya: loker[0].
Operator = simbol untuk mengolah data. Ada 3 kelompok utama.
+ - * / % (sisa bagi)
> < >= <= === !== → hasil boolean
&& (dan) || (atau) ! (tidak)
Operator adalah tombol-tombol pada mesin hitung. Kamu masukkan dua angka, pilih tombol operasi, lalu mesin mengeluarkan hasilnya.
Kalkulator Mini — coba sendiri
If–Else membuat program mengambil keputusan: "JIKA kondisi benar, lakukan A; JIKA TIDAK, lakukan B".
Di persimpangan kamu memeriksa kondisi: "Apakah lampu hijau?" — JIKA ya, jalan terus; JIKA tidak, berhenti. Komputer memilih jalur berdasarkan kondisi.
Switch dipakai saat ada banyak pilihan tetap dari satu nilai — lebih rapi dibanding if bertingkat.
Kamu sebut satu kode menu, dan dapur menyiapkan tepat menu itu. Setiap case = satu menu. default = "menu tidak tersedia".
break; di tiap case, agar program berhenti setelah menemukan pilihan yang cocok.For loop mengulang perintah dengan jumlah yang sudah diketahui.
Guru memanggil nomor 1, 2, 3, … sampai 10 — perbuatan yang sama diulang, hanya nomornya bertambah. Itulah cara kerja for loop.
3 bagian for
let i = 1 → mulai dari mana
i <= 10 → ulang selama benar
i++ → naik 1 tiap putaran
While loop mengulang selama kondisi masih benar — dipakai saat jumlah ulangan belum pasti.
"SELAMA masih sakit → minum obat." Kamu tidak tahu pasti berapa hari, yang penting diulang sampai kondisinya berubah jadi sembuh.
hari++ & sembuh). Tanpa itu loop berputar selamanya (infinite loop)!Function = mesin pengolah yang bisa dipakai berulang: beri input (parameter), proses, lalu keluarkan hasil (return).
Masukkan biji kopi (input) → mesin memproses → keluar secangkir kopi (output). Mesin yang sama bisa dipakai berkali-kali untuk biji yang berbeda.
Gabungkan semua yang sudah dipelajari: variabel, array, operator, perulangan, if-else, dan function!
Alur Program
1️⃣ Input beberapa nilai (Array)
2️⃣ Jumlahkan semua nilai (For Loop)
3️⃣ Hitung rata-rata (Operator)
4️⃣ Tentukan grade (If-Else)
5️⃣ Tampilkan hasil (Function + console)
Aturan Grade
≥ 90 → A (Sangat Baik)
≥ 80 → B (Baik)
≥ 75 → C (Cukup / Lulus KKM)
< 75 → D (Remedial)
Coba Langsung — masukkan nilaimu
Inilah otak dari aplikasi di slide sebelumnya. Baca komentarnya — lalu jalankan!
Soal
Buat program yang menyimpan nama, panjang, dan lebar sebuah taman dalam variabel. Lalu hitung dan tampilkan luas (panjang × lebar) dan keliling (2 × (panjang + lebar)) taman tersebut dengan kalimat yang rapi.
Contoh output yang diharapkan
Tulis & uji jawabanmu
Soal
Gunakan for loop untuk menampilkan angka 1 sampai 20. Untuk setiap angka:
• Jika angka genap → tampilkan "... GENAP"
• Jika angka ganjil → tampilkan "... GANJIL"
💡 Petunjuk: gunakan operator sisa bagi %. Angka genap → angka % 2 === 0.
Tulis & uji jawabanmu
Soal — Aplikasi Konversi Nilai Kelas
Buat sebuah function bernama olahKelas(daftarNilai) yang menerima sebuah array nilai satu kelas, lalu:
1. Menghitung rata-rata kelas (pakai loop).
2. Mencari nilai tertinggi dan terendah.
3. Menghitung berapa siswa yang LULUS (nilai ≥ 75).
4. Menampilkan ringkasan rapi memakai console.log.
Kriteria Penilaian
Eksperimen di sini sebelum dikumpulkan