01 / 25
FRONT END MASTER CLASS
CT
02
</>
{ }
BAB 2

COMPUTATIONAL
THINKING

Kelas 10 — Semester 1

Belajar berpikir seperti seorang programmer — memecahkan masalah secara terstruktur, langkah demi langkah. Tidak perlu pengalaman sebelumnya!

Navigasi

Daftar Isi

Klik salah satu topik untuk langsung melompat ke materinya.

01🧠 Apa itu Computational Thinking?

Pengertian dasar & mengapa penting

02🧩 Problem Solving

Cara memecahkan masalah secara cerdas

03🍰 Decomposition & 🔍 Pattern Recognition

Memecah masalah & menemukan pola

04🗺️ Abstraction & 📋 Algoritma

Menyederhanakan & menyusun langkah

05📝 Pseudocode & 🔷 Flowchart

Menulis dan menggambar alur program

06✏️ Latihan & Tugas Akhir

Uji pemahaman dengan latihan interaktif

Konsep Dasar

Apa itu Computational Thinking?

  • Computational Thinking (CT) adalah cara berpikir untuk menyelesaikan masalah secara terstruktur — seperti yang dilakukan komputer.
  • Bukan berarti harus jadi komputer. Tapi belajar berpikir logis, runtut, dan teliti.
  • Siapa yang butuh? Semua orang! Bukan cuma programmer — dokter, koki, atlet pun memakainya.
  • Kenapa penting? Karena masalah besar jadi mudah jika dipikirkan dengan cara yang benar.

Otak vs Komputer

Otak manusia + cara berpikir komputer = solusi hebat ⚡

🔗 ANALOGI

Bayangkan otakmu seperti petir listrik yang cepat. Computational Thinking adalah kabel dan jalur yang mengarahkan petir itu agar tidak nyasar — sehingga energi berpikirmu sampai ke jawaban yang benar.

Fondasi

4 Pilar Computational Thinking

Empat keterampilan inti yang akan kita pelajari satu per satu.

🧩

Decomposition

Memecah masalah besar menjadi bagian kecil

🔍

Pattern Recognition

Menemukan pola yang berulang

🗺️

Abstraction

Mengambil yang penting, buang yang tidak perlu

📋

Algorithm

Menyusun langkah penyelesaian yang runtut

Plus Problem Solving sebagai jiwa dari semuanya 💡

Problem Solving — 1/4

Apa itu Pemecahan Masalah?

  • Masalah = jarak antara kondisi sekarang dengan kondisi yang kita inginkan.
  • Solusi = cara untuk menutup jarak tersebut.
  • Siklus: Pahami → Rencanakan → Lakukan → Evaluasi → ulangi jika perlu.
Pahami masalah → Buat rencana → Kerjakan → Cek hasil
🧍

Aku ingin lewat... tapi ada tembok!

Berpikir → tembok runtuh! 🎉

🔗 ANALOGI

Seseorang berdiri di depan tembok besar (masalah). Ia tidak langsung menabrak — ia berpikir dulu. Setelah menemukan cara, tembok pun runtuh bata demi bata. Itulah inti pemecahan masalah: berpikir sebelum bertindak.

Problem Solving — 2/4

Menganalisis Masalah (5W + 1H)

  • What — Apa masalahnya?
  • Why — Mengapa terjadi?
  • Who — Siapa yang terlibat?
  • When — Kapan terjadi?
  • Where — Di mana terjadi?
  • How — Bagaimana menyelesaikannya?

👨‍⚕️ Dokter Memeriksa

🌡️🩺📋

Dokter tidak langsung memberi obat. Ia memeriksa (mengumpulkan data) dulu, lalu mendiagnosa.

🔗 ANALOGI

Seperti dokter yang memakai termometer & stetoskop sebelum menyimpulkan penyakit — kita harus mengumpulkan informasi tentang masalah sebelum mencari solusi. Salah analisis = salah solusi.

Problem Solving — 3/4

Mencari & Memilih Solusi

  • Brainstorming — kumpulkan sebanyak mungkin ide solusi.
  • Evaluasi — nilai tiap ide: cepat? murah? mudah?
  • Pilih terbaik — ambil solusi paling masuk akal.
  • Uji — coba solusi, lihat hasilnya.
📄➡️💊➡️😊

Resep → Obat → Pasien Sembuh

🔗 ANALOGI

Setelah mendiagnosa, dokter menulis resep (rencana solusi). Apoteker meracik obat (eksekusi). Pasien sembuh (hasil). Jika belum sembuh? Dokter mengevaluasi & mencoba resep lain.

Problem Solving — 4/4

Studi Kasus: Tas Berantakan

Masalah: "Tasku berantakan, aku tidak bisa menemukan buku!"

🎒💥

1. BERANTAKAN

Semua tercampur, sulit dicari.

🧐📚

2. PROSES

Keluarkan isi, kelompokkan, susun ulang.

🎒✨

3. RAPI

Buku mudah ditemukan dalam sekejap!

Masalah : buku susah dicari Analisis : isi tas tidak terkelompok Solusi : kelompokkan per pelajaran Hasil : buku ketemu < 5 detik ✅
Pilar 1 — Decomposition

Decomposition (Memecah Masalah)

  • Decomposition = memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah ditangani.
  • Kapan dipakai? Saat masalah terlihat terlalu rumit atau besar untuk dipecahkan sekaligus.
  • Bagian kecil = lebih mudah dipahami, dikerjakan, dan diperbaiki.

🎂 Kue Besar → Potongan

Satu kue besar sulit dimakan sendiri. Dipotong kecil → bisa dibagi & dinikmati banyak orang.

🔗 ANALOGI

Sama seperti kue ulang tahun yang besar — kita memotongnya menjadi potongan kecil agar mudah dibagikan. Masalah besar juga "dipotong" menjadi tugas-tugas kecil agar mudah diselesaikan.

Pilar 1 — Contoh Nyata

Memecah Tugas "Buat Website"

Klik tombol untuk melihat satu tugas besar pecah menjadi 5 sub-tugas kecil!

BUAT WEBSITE
1. Desain tampilan
2. Tulis HTML
3. Atur CSS
4. Tambah JavaScript
5. Uji & publikasi
Pilar 2 — Pattern Recognition

Pattern Recognition (Mengenali Pola)

  • Pola = sesuatu yang berulang atau memiliki kesamaan.
  • Kenapa penting? Jika kita tahu polanya, kita bisa memprediksi dan menyelesaikan masalah lebih cepat.
  • Pola membantu kita tidak mengulang pekerjaan dari nol setiap saat.

☀️ Pola Cuaca

☀️☀️☀️

Senin cerah, Selasa cerah, Rabu cerah...

Polanya: "Pagi selalu cerah!"

🔗 ANALOGI

Jika tiga hari berturut-turut pagi hari cerah, kita bisa menebak besok pagi kemungkinan cerah juga. Itulah mengenali pola — melihat yang berulang untuk memprediksi yang akan datang.

Pilar 2 — Latihan Pola

Temukan Polanya!

Perhatikan deret angka berikut. Angka berapa selanjutnya?

2
4
6
8
?
Pilar 3 — Abstraction

Abstraction (Menyederhanakan)

  • Abstraction = mengambil informasi yang penting saja, dan membuang detail yang tidak perlu.
  • Tujuannya: agar fokus pada inti masalah, tidak bingung oleh detail.
  • Hasilnya lebih sederhana, tapi tetap berguna.

🗺️ Peta vs Kota Asli

🏙️🚗🌳🏢🚦

Kota asli (rumit)

Peta (sederhana)

🔗 ANALOGI

Sebuah peta tidak menggambar setiap pohon, mobil, atau orang. Ia hanya menampilkan jalan & lokasi penting. Itu cukup untuk membantu kita sampai tujuan. Itulah abstraksi: sederhana tapi tetap berguna.

Pilar 3 — Contoh Kode

Abstraksi dalam Kode HTML

Kode di bawah hanya menampilkan struktur penting sebuah halaman, tanpa detail visual.

<header> Judul Website </header><nav> Menu Navigasi </nav><main> Isi Utama Halaman </main><footer> Hak Cipta 2026 </footer>
Output akan muncul di sini...
🔗 ANALOGI

Seperti kerangka rumah sebelum dicat dan diisi perabot — struktur HTML menunjukkan bagian penting (kepala, isi, kaki) tanpa detail warna atau gambar. Detail bisa ditambah nanti.

Pilar 4 — Algorithm

Apa itu Algoritma?

  • Algoritma = urutan langkah yang jelas & runtut untuk menyelesaikan suatu tugas.
  • Sifat algoritma:
  • Input — punya data masukan
  • Output — menghasilkan keluaran
  • Definitif — langkahnya jelas, tidak ambigu
  • Efektif — bisa benar-benar dikerjakan

🍜 Resep Indomie

🔥🍲
1. Didihkan air 2. Masukkan mie 3. Tunggu 3 menit 4. Tiriskan 5. Tambah bumbu & aduk ✅
🔗 ANALOGI

Sebuah resep masakan adalah algoritma! Langkah 1, 2, 3 harus urut dan jelas. Kalau dibalik (bumbu dulu baru rebus air), hasilnya kacau. Algoritma juga: urutan itu penting.

Pilar 4 — Menulis Algoritma

Algoritma "Berangkat Sekolah"

Setiap langkah harus runtut dan terhubung satu sama lain.

1

Bangun tidur & matikan alarm

2

Mandi & pakai seragam

3

Sarapan pagi

4

Siapkan tas & sepatu

5

Berangkat ke sekolah 🏫

💡 INGAT

Jika langkah 4 (siapkan tas) dilupakan, kamu sampai sekolah tanpa buku! Urutan & kelengkapan langkah = kunci algoritma yang baik.

Menulis Program — 1/2

Pengenalan Pseudocode

  • Pseudocode = "kode palsu" — cara menulis algoritma menggunakan bahasa manusia + struktur komputer.
  • Bukan kode asli yang dijalankan komputer, tapi rancangan sebelum menulis kode sungguhan.
  • Kapan dipakai? Saat merencanakan program agar logikanya jelas dulu.
Bahasa Manusia

"Tanyakan nama orang, lalu sapa dia."

Pseudocode
INPUT nama PRINT "Halo, " + nama
🔗 ANALOGI

Pseudocode itu seperti bahasa campuran — separuh bahasa manusia, separuh aturan komputer. Mirip seperti membuat sketsa kasar sebelum melukis gambar yang sebenarnya.

Menulis Program — 2/2

Pseudocode Beraksi!

Inilah pseudocode lengkap. Ketik namamu lalu jalankan untuk melihat hasilnya.

Pseudocode
Output program akan muncul di sini...
Flowchart — 1/3

Simbol-Simbol Flowchart

Flowchart = diagram alur yang menggambarkan langkah program dengan simbol.

Mulai/SelesaiTerminal
Awal & akhir program
ProsesProses
Pengolahan / perhitungan
Input/OutputInput/Output
Masukan & keluaran data
Pilihan?Decision
Pengambilan keputusan
AConnector
Penyambung alur
Panah Alur
Arah jalannya program
Flowchart — 2/3

Animasi Alur Flowchart

Contoh: "Cek apakah nilai ≥ 75 → Lulus / Tidak Lulus". Klik untuk menjalankan alur!

MULAI Input nilai nilai ≥ 75 ? Ya ↓ Tidak LULUS ✅ TIDAK LULUS
Flowchart — 3/3

Studi Kasus: Rutinitas Pagi Siswa

Alur: Bangun → Mandi → Sudah sarapan? → Berangkat.

🚶
🛏️ BANGUN 🚿 Mandi Sudah sarapan? Ya ↓ Tidak → makan 🍳 Sarapan dulu 🏫 BERANGKAT
Penutup

Rangkuman BAB 2

🧩

Decomposition

Pecah masalah besar jadi kecil

🔍

Pattern

Temukan pola yang berulang

🗺️

Abstraction

Ambil yang penting saja

📋

Algorithm

Susun langkah yang runtut

💬 "Setiap programmer hebat bukan yang paling pintar, tapi yang paling rapi dalam berpikir."

PROGRESS BAB 2: SELESAI 100%

Latihan 1 — Decomposition

Pecah Tugas Ini!

Pecah tugas "Membuat Presentasi Sekolah" menjadi 4 sub-tugas. Isi tiap kotak dengan satu langkah.

Latihan 2 — Pseudocode

Susun Pseudocode yang Benar

Klik baris sesuai urutan yang benar untuk program "menyapa pengguna".

? PRINT "Halo, " + nama
? START
? END
? INPUT nama
Tugas Akhir

Buat Flowchart Sendiri!

Instruksi: Buat flowchart untuk keputusan harianmu:

"Apakah ada PR? → Jika YA: kerjakan PR → tidur. Jika TIDAK: main dulu → tidur."

START INPUT: apakah ada PR? IF ada PR THEN kerjakan PR ELSE main sebentar END IF → tidur END

💡 Gunakan simbol: oval (mulai/selesai), belah ketupat (keputusan), persegi (proses), dan panah (alur).

📝 Template Kosong (kerjakan di buku tulis)
( MULAI )
   ↓
< Ada PR? > ──Tidak──▶ [ Main sebentar ]
   │ Ya                  │
   ▼                    ▼
[ Kerjakan PR ] ──────▶ ( TIDUR )

Gambar ulang flowchart di atas pada buku tulismu dengan rapi, lalu tunjukkan ke guru. Selamat, kamu telah menyelesaikan BAB 2! 🎉